Selasa, 02 Februari 2016

Manfaat Serai untuk Kesehatan, Kecantikan,dan Pengobatan Tradisional

Manfaat Serai untuk Kesehatan, Kecantikan,dan Pengobatan Tradisional


Serai (sereh) yaitu salah satu tanaman berjenis rumput-rumputan yang sering digunakan sebagai penyedap rasa. Seluruh bagian serai bias dimanfaatkan. Serai bias diolah dan menghasilkan minyak serai. Minyak serai adalah minyak yang didapatkan dari penyulingan serai dan kemudian menghasilkan minyak yang kita sebut dengan minyak serai. Aroma serai tidak disukai oleh serangga termasuk nyamuk. Oleh sebab itu minyak serai sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuat obat anti nyamuk dan serangga.

Manfaat Serai untuk Kesehatan

Batang serai berbentuk berbuku-buku. Bagian serai yang dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan adalah bagian batang serai. Selain sebagai bahan penyedap rasa dan bahan anti serangga, serai juga digunakan dalam dunia kesehatan. Banyak kandungan yang terdapat di dalam serai sehingga serai sering digunakan untuk bahan obat-obatan herbal. Berikut manfaat serai dalam dunia kesehatan.

Meringankan kram pada perut saat menstruasi
Meminum sari atau rebusan air serai dapat meringankan kram pada saat menstruasi. Air serai juga bias menghilangkan rasa mual yang kadang terjadi pada saat wanita dating bulan. Minum air serai ini saat memulai aktifitas yang dimulai sejak pagi hari.

Sebagai antioksidan dan pencegah kanker
Serai dapat digunakan sebagai sumber antioksidan yang berfungsi sebagai pembasmi sel-sel penyebab kanker. Serai dapat mematikan sel-sel kanker tanpa merusak sel-sel baik di dalam tubuh lainnya. Caranya dengan meminum air rebusan atau sari serai secara teratur. Minimal 2x sehari.

Dapat memutihkan gigi menguning
Gigi menguning jelas membuat Anda merasa tidak percaya diri bukan ? Canggung rasanya kita tersenyum jika gigi kita tak putih. Terutama untuk perokok, pasti terdapat noda kuning pada giginya. Tak perlu malu dan tak perlu khawatir. Hal ini bias diatasi dengan cara sederhana. Yaitu dengan menggunakan serai. Caranya tumbuk serai sampai keluar sarinya, campur dengan sedikit arang dapur. Gosokan pada gigi. Lakukan hal ini minimal seminggu 3x. Rasakan perubahan yang terjadi pada gigi Anda.

Menyembuhkan perut kembung
Teh serai terbukti dapat meringankan perut kembung. Kandungan yang ada di dalam serai dapat mengurangi angin yang ada di dalam usus termasuk di dalam perut. Serai mencegah bertambahnya gas dalam usus yang menyebabkan perut kembung. Selain into kita bias mengoleskan sari serai ke perut kita. Caranya dengan menumbuk serai sampai mengeluarkan sarinya, campur dengan minyak angin. Lalu oleskan pada perut kembung.

Meringankan sakit gigi
Serai terbukti meringankan nyeri pada gigi. Caranya dengan berkumur menggunakan sari atau rebusan air serai selama 1 menit. 

Vitamin atau nutrisi pada syaraf
Kandungan pada serai terbukti meningkatkan system kerja syaraf. Hal ini terjadi karena serai bersifat menghangatkan dan melemaskan otot sehingga system kerja syaraf bias bekerja dengan baik. Serai juga bias digunakan untuk meredakan kejang.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi
Serai berfungsi untuk merangsang sirkulasi peredaran darah. Maka dari itu kita dianjurkan mengkonsumsi minuman yang mengandung serai agar peredaran sirkulasi pada darah bias berjalan normal. 

Untuk memperbaiki sel-sel mati pada kulit
Kita bias menggunakan kosmetik yang mengandung serai. Manfaat dari penggunaan kosmetik mengandung serai adalah mengangkat sel-sel mati pada kulit. Sehingga ketika kita membersihkan make up yang mengandung serai, secara alami sel-sel mati pada kulit juga ikut terangkat
.
Mengobati penyakit kulit
Serai bias kita gunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit kulit. Misalnya jamur pada kulit. Kandungan pada serai terbukti mampu membunuh jamur yang bersarang pada kulit. Penggunaan secara terus menerus juga bias menghilangkan noda yang ditinggalkan oleh jamur.

Manfaat Serai untuk Kecantikan

Selain hal-hal tersebut, serai masih memiliki banyak manfaat. Misalnya dalam dunia kecantikan. Serai sering digunakan sebagai campuran pembuatan sabun. Pada hal ini serai bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit dan menghaluskan kulit.
Sabun serai juga memiliki khasiat sebagai anti nyamuk. Jadi setelah kita mandi menggunakan sabun serai, kita tak perlu mengoleskan lotion anti nyamuk pada kulit kita lagi. Karena aroma yang melekat pada tubuh kita adalah aroma serai. Nyamuk sangat tak suka dengan aroma ini.
Dalam pembuatan sabun serai diperlukan bahan tambahan. Bahan-bahan ini tidak berbahaya. Untuk mendapatkan bahan tambahan ini kita tak perlu kebingungan. Toko bahan kimia terdekat pasti mempunyai stok untuk bahan-bahan ini. Bahan tambahan yang diperlukan untuk membuat sabun serai antara lain: Minyak kelapa sawit, Minyak sereh, EDTA, NAOH, Minyak kelapa (Virgin Coconut Oil), Coconut Fatty Acid, Diethanol Amide, Minyak Zaitun, Sodium sidicate.
Bahan-bahan tersebut juga memiliki patokan harga yang tak begitu mahal. Oleh sebab itu mudah untuk kita agar bias memproduksi produk sabun serai sendiri. Menarik bukan ? Selain kita bisa berkreasi, kita juga bias menjadi pengusaha sabun serai yang pasarannya telah meledak di Indonesia. Karena sudah banyak konsumen yang menyukai penggunaan sabun serai ini. Harganya yang relatif murah serta khasiatnya yang telah terbukti membuat sabun serai laris di pasaran.
Di atas telah dijelaskan bahwa sabun serai memiliki banyak fungsi. Masih banyak fungsi dari sabun serai yang belum kita ketahui. Berikut manfaat lain dari penggunaan sabun serai:
  • Meringankan rasa pegal pada tubuh
  • Menghilangkan flek-flek hitam pada kulit khususnya noda hitam bekas jerawat.
  • Menghilangkan bau badan
  • Aroma pada sabun serai bias kita manfaatkan sebagai bahan aroma terapi.
Kaum wanita tentunya sangat kreatif dalam pemanfaatan serai. Para ibu rumah tangga misalnya, mereka sering menggunakan ide-ide kreatif nya dengan memanfaatkan serai sebagai bahan herbal. Itulah beberapa manfaat serai untuk kesehatan, kecantikan dan pengobatan tradisional. Semoga bermanfaat.

Senin, 01 Februari 2016

Manfaat Daun Kumis Kucing Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Kumis Kucing Untuk Kesehatan


Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) adalah tanaman yang termasuk golongan famili lamicaeae/labiatae yang banyak dijumpai di Indonesia. Tanaman ini dipercaya banyak memberikan khasiat bagi kesehatan kita.



Tanaman ini sebenarnya berasal dari Afrika yang kemudian menyebar ke Asia dan Australia.
Ciri-ciri Kumis kucing :
  1. Berbatang basah dan tegak
  2. Bagian bawah berakar tunggang
  3. Daun bundar / lonjong, panjangnya sekitar 1 s/d 10 cm.
  4. Tangkai bulat berwarna ungu kehijauan
  5. Posisi daun pada batang berselang seling
  6. Tulang daun bercabang- cabang
  7. Mahkota bunga berwarna putih atau putih keunguan
  8. Benang sari mencuat keluar mirip dengan kumis kucing
  9. Panjang tangkai daun 7 s/d 29 cm
  10. Mahkota berupa tandan dengan panjang 7 hingga 29 cm
  11. Biji yang masih muda berwarna putih kehitaman, sedangkan yang sudah tua berwarna coklat kehitaman.
Tanaman ini biasa tumbuh ditanah yang subur, gembur, berhumus dan memiliki tata air serta udara yang baik. Kandungan zat kimia seperti minyak atsisi, saponin, sapofonin, sinensetin, mioinositol, zat samak dan kalium dipercaya mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Adapun beberapa manfaat daun kumis kucing sebagai tanaman obat :

1. Manfaat Daun Kumis Kucing Untuk Memperlancar pengeluaran air kemih

Manfaat daun kumis kucing yang paling ampuh adalah untuk proses kencing. Salah satu khasiat daun kumis kucing adalah dapat memperlancar keluarnya air kemih/ air seni. Jika seseorang sulit dalam proses keluarnya air seni, itu berarti saluran kencingnya sedang mengalami infeksi. Infeksi saluran ini bisa terjadi di saluran ginjal dan kandung kemih.Penyebab utamanya adalah adanya bakteri yang dinamakan escherishia coli yang biasanya hidup pada kotoran dan usus manusia.
Gejalanya antara lain :
  1. Terasa sakit pada saat atau setelah kencing.
  2. Rasa ingin kencing, akan tetapi tidak ada air seni yang keluar
  3. Air seni berwarna pekat
  4. Nyeri di pinggang
  5. Jika telah mencapai ginjal, biasanya diikuti demam dan menggigil.
Cara Penggunaan:
Untuk mengatasi hal tersebut, ambil 25 gr daun kumis kucing segar, rebus menggunakan 2 gelas air putih sekitar 15 menit. Minum ramuan tersebut disore dan pagi hari masing-masing ½ gelas.

2. Daun Kumis Kucing Mengobati Rematik

Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian, otot, dan urat. Pengobatan untuk penyakit ini biasnya ditujukan untuk mengurangi rasa nyeri, menghilangkan peradangan, serta memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik.
Penyeban reumatik belum dapat diketahui secara pasti, namun disinyalir penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk faktor genetik, infeksi akibat virus, atau karena perubahan hormon.
Gejala penyakit ini adalah :
  1. Nyeri pada anggota gerak tubuh
  2. Otot menjadi lemah
  3. Terjadi peradangan dan bengkak pada persendian
  4. Sendi terasa kaku
  5. Terjadi kejang dan kontraksi pada otot
  6. Gangguan fungsi pada persendian
  7. Bunyi pada sendi
  8. Sendi goyah
  9. Perubahan bentuk organ tubuh
  10. Adanya benjolan / nodul
Ada beberapa cara tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit ini, diantaranya adalah : rebus 5 helai daun kumis kucing serta daun meniran dengan 3 gelas air. Setelah dingin, minum ramuan tersebut tiga kali sehari masing-masing ½ gelas.

3. Daun Kumis Kucing Untuk Mengobati batuk

Batuk merupakan jenis penyakit yang umum diderita oleh manusia. Penyebab batuk sendiri adalah karena adanya benda asing (debu, alergi, atau kuman) atau sesuatu yang merangsang selaput lendir.
Menurut gejalanya, batuk terdiri dari beberapa jenis, yaitu batuk kering batuk berdahak, bronchitis, batuk asma, serta batuk rejan. Biasanya penyakit ini ditandai dengan rasa gatal ditenggorokan, terkadang juga disertai demam.
Banyak sekali obat dipasaran yang ditawarkan untuk mengobati jenis penyakit yang satu ini. Mulai dari obat yang terbuat dari bahan-bahan kimia, sampai yang berbahan ekstrak tanaman herbal. Adapun ramuan tradisional yang mampu mengatasi penyakit ini adalah dengan menggunakan daun kumis kucing, caranya :
  • Ambil 15 s/d 20 gr daun kumis kucing yang masih segar dan 1 gelas air bersih
  • Setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan segelas air tadi.
  • Minum selama 3 kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas.

4. Daun Kumis Kucing Mengatasi Masuk angin

Masuk angin adalah penyakit yang ditimbulkan karena adanya perkumpulan gas yang tidak teratur di dalam tubuh. Penyakit ini biasnya disebabkan karena penurunan kondisi tubuh akibat kelelahan, kurang tidur, terlambat makan, kedinginan, atau bahkan karena cuaca panas yang ekstrim.
Penyakit ini bisa diderita oleh segala usia, namun penyakit ini bisa saja sembuh tanpa kita perlu mengkonsumsi obat-obatan.
Adapun gejalanya antara lain :
  1. Perut kembung
  2. Badan terasa dingin
  3. Mata ngantuk
  4. Selera makan menghilang
  5. Diare yang berkepanjangan
Jika dibiarkan, penyakit ini bisa berakibat fatal seperti diare yang berkepanjangan, sesak nafas, sakit pada persendian, serta mengalami panas yang tinggi.
Berikut cara tradisional untuk mengatasi masuk angin :
  • Siapkan daun kumis kucing dan segelas air
  • Cuci bersih daun tersebut lalu rebus dengan air tadi, biarkan hingga air rebusan hanya tersisa kira-kira ½ gelas saja.
  • Minum setelah air rebusan tersebut dingin.

5. Kumis Kucing Mengobati Asam urat

Asam urat adalah sejenis penyakit yang menyerang bagian persendian terutama sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku, dan pergelangan tangan. Penyakit ini terjadi karena adanya konsumsi zat purin yang berlebihan.  Jika kadar asam urat dalam tubuh kita berlebih, ginjal tidak akan mampu mengeluarkan zat tersebut, sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Hal ini mengakibatkan sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.
Adapun gejala asam urat diantaranya :
  1. Timbulnya rasa sakit/ nyeri pada bagian persendian
  2. Sendi terasa ngilu
  3. Kemerahan pada sendi
Gejala ini biasa terjadi saat kita bangun pagi.
Adapun cara tradisional yang dapat mengobati asam urat antara lain adalah :
  • Ambil 4 s/d 5 lembar daun kumis kucing dan daun meniran yang masih segar
  • 1 gelas air putih
  • Rebus semua bahan tersebut hingga air hanya tinggal ½ gelas saja.
  • Minum ramuan tersebut setidaknya 3 kali sehari.

6. Daun Kumis Kucing Mengobati Keputihan

Keputihan atau flour albus merupakan masalah yang umu terjadi pada wanita. Gangguan ini disebabkan oleh bakteri, virus, jamus, dan parasit. Keputihan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Keputihan fisiologis, gangguan ini terjadi sebelum ataupun sesudah menstruasi. Atau bisa saja pada masa subur seorang wanita. Ini biasa terjadi setiap bulannya.
  2. Keputihan patologis, gangguan ini terjadi akibat infeksi, biasanya diiring rasa gatal di vagina serta daerah sekitar vagina bagian luar.
Cara Menggunakannya
Salah satu cara tradisional yang dapat mencegah dan mengobati gangguan ini adalah dengan :
  • 1 genggam daun kumis kucing
  • 1 genggam daun beluntas
  • 1 sendok teh jinten hitam
  • 10 biji kemukus
  • Air secukupnya
  • Caranya : rebus semua bahan sampai mendidih, setelah itu minum ramuan tersebut minimal 2 kali sehari.

7. Mengobati kencing batu

Kencing batu atau biasa juga disebut batu ginjal adalah salah satu penyakit saluran kemih yang biasanya berupa infeksi, obstruksi, rasa sakit, dan metaplasia. Batu ginjal sendiri merupakan massa keras seperti batu yang terdapat pada saluran kemih. Jika hal ini terjadi maka akan timbul rasa nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih, atau infeksi.
Gejala
Adapun gejala penyakit ini adalah :
  1. Timbulnya rasa nyeri hebat yang hilang-timbul di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam.
  2. Mual dan muntah
  3. Perut menggelembung
  4. Demam dan menggigil
  5. Terjadi pendarahan di air kemih
Untuk mencegah penyakit ini, biasakan minum air putih yang banyak, jauhi minuman suplemen.
Cara Pengobatan
Berikut tips tradisional untuk mengatasi penyakit tersebut :
  • 90 gr daun kumis kucing segar
  • 1 gelas air putih
  • Caranya : setelah dicuci bersih, rebus daun kumis kucing tersebut dengan air hingga airnya tinggal ½ gelas saja.
  • Minum ramuan tersebut sebanyak 3 kali sehari.

8. Daun Kumis Kucing Mengobati sembelit

Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernakan, dimana terjadi pengerasan tinja yang mengakibatkan sulitnya buang air besar.
Penyebabnya antara lain, kurangnya konsumsi makanan berserat, kebiasaan buang air besar yang tidak teratur, kebiasaan menggunakan obat pencahar, perubahan hormon, serta buruknya pola makan.
Gejala Sembelit
Adapun gejala sembelit diantaranya :
  1. Sulit dan merasa sakit saat buang air besar
  2. Kram pada otot perut
  3. Sering buang gas atau kentut
  4. Nafsu makan menghilang
  5. Mual
  6. Vertigo
  7. Perut terasa berat
Cara mengatasi sembelit
  • Banyak konsumsi makanan berserat
  • Perbanyak minum air putih
  • Olahraga teratur
  • Perbanyak makan buah-buahan
  • Rebus beberapa lembar daun kumis kucing dengan segelas air hingga mendidih. Setelah dingin, minum ramuan tersebut.

9. Daun Kumis Kucing Ampuh Mengobati Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan kadar gula dalam darah meningkat. Dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.
Gejala diabetes bervariasi tergantung jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes atau gula darah yang meningkat saat kehamilan mungkin tidak akan mengalami gejala apapun.
Gejala penyakit ini antara lain :
  1. Sering buang air kecil dalam jumlah yang besar
  2. Sering haus
  3. Berat badan menurun
  4. Mudah lelah
  5. Sering kesemutan
  6. Kalau terluka, sulit sekali sembuh.
Pencegahan yang dilakukan :
  • Konsumsi makanan yang rendah kalori dan lemak
  • Sering berolah raga
  • Menjaga berat badan ideal
Cara Penggunaan
Adapun ramuan tradisional yang dapat membantu resiko diabetes adalah
  • Ambil 15 lembar daun kumis kucing, cuci bersih
  • Rebus dengan 2 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas saja
  • Minum ramuan tersebut 1 kali sehari

10. Kumis Kucing Mengobati sakit pinggang

Sakit pinggang merupakan keluhan yang umum terjadi pada masyarakat. Biasa terjadi ketika kita terlalu lelah saat menjalankan aktivitas seperti memikul beban berat atau saat terjadi salah posisi saat kita mengangkat beban.
Penyeban gangguan ini diantaranya :
  1. Kondisi salah saat membungkuk atau pada saat mengangkat beban
  2. Gangguan mekanik yang terjadi pada struktur fungsi tulang
  3. Posisi salah saat tidur
  4. Kurang olah raga
  5. Sering mengenakan high hill
Cara pencegahannya :
  • Teratur berolahraga
  • Mengatur posisi yang nyaman saat duduk ataupun saat tidur
  • Menjaga asupan nutrisi yang tepat
  • Kurangi / hindari merokok
  • Jangan mengangkat beban dengan posisi membungkuk.
  • Minumlah ramuan yang terbuat dari rebusan daun kumis kucing dan akarnya minimal sehari sekali.

11. Daun Kumis Kucing Mengobati hipertensi

Hipertensi adalah kondisi yang biasa terjadi pada masyarakat dimana cairan darah dalam tubuh sangat kuat menekan arteri. Semakin banyak darah yang dipompa ke  jantung dan arteri menyempit, tekanan darah akan meningkat.
Gejala Hipertensi :
  1. Sakit kepala / pusing
  2. Terjadi mimisan
  3. Wajah menjadi kemerahan
  4. Merasa kekelahan
Adapun cara untuk mengatasi penyakit ini, adalah :
  • Rebus 50 gr daun kumis kucing kering dengan air secukupnya.
Seduh 50 gr daun kumis kucing basah dengan air panas
Campur kedua ramua tersebut, lalu minum minial 1 gelas sehari.
  • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam
  • Hindari merokok dan alkohol
  • Hindari stress
  • Olahraga teratur
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

12.  Mengobati Sipilis

Sipilis merupakan sejenis penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida atau treponema pallidum. Penyakit ini menular melalui hubungan seksual, baik vagina,l, rektum, anal, maupun oral.
Gejala penyakit ini adalah :
  1. Pembengkakan pada getah bening
  2. Tonjolan seperti kutil di daerah sekitar anus dan ketiak
  3. Munculnya sakit / chancre ( kadang muncul beberapa luka )
  4. Ruam pada telapak tangan dan telapak kaki
  5. Timbulnya gejala flu seperti demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan,pusing
  6. Mati rasa meliputi kesulitan menggerakkan otot, lumpuh, bahkan kebutaan
Pengobatan tradisional untuk penyakit ini adalah dengan memanfaatkan khasiat daun kumis kucing yaitu dengan cara merebus beberapa lembar daun kumis kucing dengan dua gelas air besih hingga air tesebut hanya tersisa satu gelas saja. Konsumsilah ramuan tersebut selagi hangat. Meminum ramuan tersebut secara rutin dapat mengobati penyakit sipilis sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh

13. Daun Kumis Kucing Mengobati albuminuria

Ini adalah jenis penyakit yang ditandai dengan ditemukannya albumin di dalam urine.
Segala jenis penyakit yang ditandai kerusakan saringan ginjal seperti nefritis, sindrom nefrotik, hipertensi, dan gagal jantung dapat menimbulkan albuminuria. Termasuk melakukan olah raga berat, infeksi saluran kemis dan pada saat demam tinggi dapat juga mengakibatkan penyakit ini.
Adapaun pengobatan penyakit ini adalah dengan cara mengobati penyakit dasarnya. Misal albuminuria karena hipertensi, maka jalan yang ditempuh adalah menurunkan tekanan darah tersebut.

14. Kumis Kucing Mengobati Radang ginjal

Gejala radang ginjal :Merupakan atau Glomerulonefritis sejenis penyakit yang dapat merusak ginjal. Ginjal mengalami masalah untuk membuang dan menyaring limbah sehingga mengakibatkan cairan dalam tubuh berlebih.
  1. Kencing berkurang
  2. Air kecing berwarna keruh, kemerah-merahan, bahkan bercampur darah
  3. Disertai demam
  4. Sakit pinggang
  5. Bengkak pada pelupuk mata, tangan dan kaki
  6. Perut buncit
Pengobatan herbal penyakit ini adalah :
  • Siapkan 60 s/d 120 gr daun kumis kucing segar,
  • Rebus menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja
  • Minum ramuan tersebut 3 kali sehari.

15. Kumis Kucing Menghilangkan rasa gatal akibat alergi

Alergi merupakan kegagalan kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi hipersensitif terhadap substansi tertentu, misalnya serbuk sari, jamur, dan bulu binatang.
Gejala alergi antara lain :
  1. Gatal
  2. Mata berair
  3. Bersin-bersin serta gatal pada hidung
  4. Gatal-gatal yang mengakibatkan ruam
  5. Kelelahan
Adapun pengobatan tradisional untuk gangguan ini adalah :
  • Siapkan masing-masing ½ genggam daun kumis kucing, daun sambiloto dan daun meniran.
  • 2 jari temulawak
  • 4 gelas air
  • Cara pengolahannya : Semua bahan direbus hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian minum ramuan tersebut 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.
Demikianlah beberapa kasiat yang bisa kita ambil dari tanaman kumis kucing. Semoga bermanfaat.

Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan dan Kecantikan



Lengkuas digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia sebagai bumbu dasar berbagai macam kuliner nusantara. Seperti, bumbu pelengkap untuk olahan daging, sayuran dan ikan. Lengkuas adalah tanaman rempah-rempah yang termasuk dalam genus alpina. Tanaman yang berasal dari thailand ini di daerah timur tengah dijadikan sebagai ramuan obat herbal.
Kandungan Zat dalam Lengkuas
Satu porsi (-/+ 64 g) lengkuas mengandung 45 kalori dan 2 g serat. Tanaman herbal ini juga kaya akan kandungan :
  • sodium
  • zat besi
  • vitamin A
  • vitamin C
  • flavonoid
  • fitonutrien
  • emodin
  • beta-sitosterol
  • quercetin
  • galangin
Selain itu, Lengkuas memiliki juga mengandung anti-inflamasi dan anti-oksidan yang dapat mengurangi resiko peradangan tertentu. Baru-baru ini, para ilmuwan Korea menyatakan bahwa semua senyawa yang terkandung dalam lengkuas mampu menghambat oksida nitrat (NO), dan produksi lipopolisakarida (LPS). Sejumlah manfaat lengkuas ini, berasal kandungan zat yang berkhasiat seperti berikut :

Kesehatan

1. Memberikan rasa nyaman di perut
Makan lengkuas dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan di perut yang disebabkan oleh peradangan atau penyakit lain. Sehingga dapat dipergunakan untuk membantu mengurangi, muntah, mabuk perjalanan serta dapat mengurangi gejala diare. Selain itu, di Cina lengkuas digunakan sebagai obat cegukan, dimana penggunaannya di kombinasikan dengan manfaat ginseng.
2. Menurunkan deman
Lengkuas mengandung analgesik dan antipiretik yang dapat membantu mengurangi rasa sakit seperti demam, serta dapat mengurangi infeksi akibat bakteri dan jamur. Selain itu, batang bawah dari galangal ini, telah menunjukkan efek penghambatan in vitro pada banyak bakteri patogen seperti anthrax bacillus, hemolitik streptokokus dan berbagai strain staphylococcus.
3. Mengurangi gangguan pernafasan
Lengkuas dapat digunakan sebagai pengobatan infeksi saluran pernapasan bagian atas seperti bronkitis kronis dan batuk. Hal ini seperti di temui pada :
  • manfaat jahe
  • manfaat cengkeh
  • manfaat daun salam
4. Menjaga kesehatan mulut
Ekstrak akar lengkuas dapat digunakan sebagai obat kumur sehingga dapat mengurangi sariawan, radang gusi dan radang lainnya di mulut dan tenggorokan dan dapat digunakan untuk menghilangkan bau mulut (halitosis).
5. Mengurangi resiko kanker
Sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Inggris menunjukkan bahwa lengkuas mengandung manfaat flavonoid galangin. Galangin terbukti memiliki anti-oksidatif untuk menangkal radikal bebas. Zat ini dapat memodulasi enzim kegiatan dan menekan genotoxicity bahan kimia. Selain itu, lengkuas juga memiliki kandungan minyak atsiri. Para peneliti telah menunjukkan minyak atsiri ini bisa meningkatkan permeasi kulit dari fluorouracil.
6. Menurunkan lipid
Kandungan flavonoid utama yang ada di lengkuas seperti galangin, quercetin dan kaempferol bisa menghambat lemak asam.
7. Dapat menurunkan resiko rematik
Di negara-negara Timur Tengah, lengkuas digunakan sebagai bahan ramuan untuk mengobati reumatik dan arthritis.

Kulit

1. Mencegah penuaan dini
Jus lengkuas dapat diterapkan untuk berbagai pengobatan penyakit kulit. Kandungan lengkuas terdiri dari 40 manfaat antioksi dan yang membantu melindungi kulit terhadap penuaan.
2. Mempertahankan keremajaan kulit
Kandungan antioksidan dalam lengkuas mampu menghilangkan racun-racun dari tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini menyebabkan pelepasan nutrisi ekstra untuk jaringan kulit, sehingga mampu mencegah radikal bebas yang merusak kulit, serta menjaga keremajaan kulit.
3. Mengobati bekas luka bakar
Ramuan lengkuas dapat berguna sebagai alternatif penyembuhan kulit terbakar. Ketika ramuan ini dioleskan pada kulit yang terbakar, ia dapat meringankan rasa sakit dan dapat juga untuk menyembuhkannya seperti manfaat minyak kelapa. Anda juga dapat menggosok irisan segar lengkuas pada kulit 2 sampai 3 kali setiap hari untuk mengurangi bekas luka.
4. Membersihkan bekas jerawat
Lengkuas dapat bertindak sebagai pembersih antiseptik yang dapat membantu menjaga kulit agar tetap terlihat bersih, cerah dan halus. Ramuan ini berfungsi untuk merevitalisasi dan mencerahkan kulit. Selain itu, lengkuas juga dapat menjadi obat alami untuk penyembuhan jerawat. Kandungannya dapat mengurangi pembentukan jerawat dengan membersihkan bakteri dari kulit.

Rambut

1. Obat penyakit rambut
Lengkuas dapat digunakan sebagai obat Ayurvedic untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan rambut dan kulit kepala.
2. Mengoptimalkan pertumbuhan rambut
Minyak hasil olahan lengkuas dapat membantu proses pertumbuhan rambut. Penggunaan lengkuas pada kulit kepala dapat meningkatkan sirkulasi darah, dengan demikian dapat membantu pertumbuhan rambut. Kandungan asam lemak lengkuas juga sangat membantu rambut tipis, yaitu dengan cara mencampurkan ramuan lengkuas dengan minyak jojoba lalu diterapkan pada rambut yang mulai menipis.
3. Perawatan rambut kering dan rapuh
Kandungan senyawa penting seperti manfaat vitamin, zinc dan fosfor memperkuat akar rambut dan membuatnya lebih bersinar, sehingga rambut tidak mudah kering dan juga rapuh.
4. Mengurangi rambut bau
Selain dapat memperkuat rambut, ekstrak lengkuas juga akan membantu mengurangi bau rambut yang tidak enak.
5. Mengatasi kerusakan pada rambut
Ekstrak lengkuas juga dapat digunakan untuk pengobatan berbagai kondisi buruk pada rambut seperti ketika rambut terkena polusi, terlalu sering terkena panas, maupun jenis kerusakan yang lain.
6. Menghilangkan ketombe
Ketombe merupakan masalah yang umum terjadi di kulit kepala. Ekstrak lengkuas yang bertindak sebagai antiseptik akan sangat membantu dalam menyingkirkan ketombe secara permanen. Minyak yang diekstrak dari lengkuas dapat diterapkan pada kulit kepala. Atau, campurkan dengan manfaat minyak zaitun maupun minyak wijen.
Selain itu, ekstrak lengkuas juga dapat dicampur dengan jus lemon untuk diterapkan pada kulit kepala untuk mengobati ketombe.
  • Dosis Penggunaan lengkuas
  • Efek samping
  • Lengkuas digunakan untuk pembuatan tingtur (larutan / ramuan yang berasal dari kayu manis, jahe, kapulaga, buah cengkeh, atau lengkuas). Untuk dosis harian direkomendasikan untuk mengkonsumsi ramuan ini sebanyak 6 gram.
  • Sebagai campuran teh, gunakan setengah sampai satu sendok teh kasar akar lengkuas yang digiling dalam secangkir air mendidih. Minum tiga cangkir sehari setengah jam sebelum makan.
  • Untuk meningkatkan pencernaan, gunakan 20 tetes tingtur dalam 1 ml air hangat tiga kali sehari. Untuk mual dan mabuk menggunakan teh atau 250 mg akar lengkuas selama dua kali sehari.
Penggunaan Lengkuas Sebagai Obat Alami
Lengkuas merupakan sejenis tanaman akar rimpang yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam obat-obatan tradisional Cina, India, dan beberapa negara besar lainnya. Lengkuas dapat membantu mengurangi gangguan pencernaan, sakit perut, mabuk dan mual. Selain itu, lengkuas juga relatif murah dan tidak memiliki efek samping bagi sebagian besar penggunanya.
Seiring dengan kemajuan teknologi farmasi, banyak peneliti yang menemukan manfaat lengkuas melalui berbagai jenis uji coba pada lengkuas sebagai obat alami. Tak dapat dipungkiri bahwa di masa depan, pembuatan obat pasti akan menggabungkan unsur-unsur dari jaman dahulu dengan teknik modern untuk menyediakan senjata baru untuk melawan penyakit.
Selain digunakan sebagai bumbu masakan, lengkuas telah digunakan di Asia dan Timur Tengah sebagai bahan dasar pembuatan parfum, snuffs, aphrodisiacs, cuka, bir, teh dan anggur. Seperti jahe, lengkuas juga dapat digunakan untuk mengobati mual, perut kembung, dan dispepsia. Ciri-ciri tanaman ini antara lain ia memiliki aromatik dan tajam dan pedas seperti jahe. Selain itu lengkuas memiliki kulit merah atau coklat dan interior putih ataupun kuning.
Namun, lengkuas ternyata juga bisa menyebabkan aleri. Nah, Jika seseorang rentan terhadap alergi atau kulit sensitif, sebaiknya menghindari penggunaan tanaman ini.